Puasa Ramadhan tahun 2024 kapan ? Cek estimasi tanggalnya

muslim, mosque, islam-5261111.jpg
bulan Ramadhan tahun 2024 diprediksi akan menyapa umat Islam pada Selasa, 12 Maret 2024, dalam rangkaian tahun ke-1445 Hijriah. Saat kita memasuki bulan penuh berkah ini, kewajiban berpuasa menjadi panggilan yang tak dapat diabaikan bagi setiap muslim. Antusiasme kaum muslimin semakin melonjak, sebagian sudah memulai persiapan diri untuk menyambut kehadiran bulan suci yang penuh keberkahan dan pahala ini dengan penuh semangat. Menentukan awal puasa bulan Ramadhan adalah suatu seni yang melibatkan pengamatan teliti terhadap hilal dan ketelitian ilmiah. Prediksi awal puasa ini memancarkan semangat khusyuk dan tekad untuk menjalani ibadah dengan baik, menciptakan momen yang penuh spiritualitas dan kedekatan dengan Yang Maha Kuasa. Mari bersiap-siap menyambut bulan penuh berkah ini dengan hati yang tulus dan semangat yang membara!

Lantas, kapan awal puasa 2024 ini akan dimulai? Berikut selengkapnya!
muslim, mosque, islam-5261111.jpg
Tahun 2024 membawa kita memasuki pergantian tahun Hijriah yang ke-1445, sebuah perjalanan yang penuh dengan makna dalam kalender Islam. Berdasarkan proyeksi global rukyatul hilal oleh Alhabib dalam Kalender Hijriah 2024 Masehi, kemeriahan awal puasa diantisipasi akan menyinari hari Selasa, 12 Maret 2024. Kalender Hijriah Indonesia 2024, yang disusun dengan teliti oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Republik Indonesia, menegaskan bahwa Ramadhan 2024 akan dimulai pada tanggal 12 Maret 2024, dan melangkah hingga 9 April 2024. Sebagai puncaknya, hari raya Idul Fitri diprediksi akan jatuh pada tanggal 10 April 2024. Namun, seiring keberlangsungan waktu, penting untuk diingat bahwa semua proyeksi ini adalah perkiraan semata. Penetapan resmi awal puasa 2024 dan Idul Fitri akan melalui sidang isbat yang diadakan oleh pemerintah. Sidang yang melibatkan para ulama, ahli agama, dan organisasi terkait ini, dijadwalkan setiap tanggal 29 Sya'ban, menjadi momen penting dalam menentukan penanggalan keagamaan. Menghadapi proses penetapan ini, kita merenung pada dua jalur penentuan awal puasa Ramadhan 2024 yang menjadi sorotan. Kejelasan dan ketetapan mengenai momen suci ini akan menjelma melalui pertimbangan teliti dan diskusi yang sangat mendalam. Kita menantikan perayaan yang penuh keberkahan, dan kisah indah Puasa Ramadhan 2024 akan mengukir kenangan yang tidak akan terlupakan

Ramadhan 2024

Puasa Ramadhan tahun 2024 kapan ? Cek estimasi tanggalnya bulan Ramadhan tahun 2024 diprediksi akan menyapa umat Islam pada Selasa, 12 Maret 2024, dalam rangkaian tahun ke-1445 Hijriah. Saat kita

Januari 22, 2024

Wujudkan Semangat Kelas dengan Sablon Kaos Keren dan Terjangkau!

Bikin kaos keren harga terjangkau Sablon Kaos Keren Berkarya bersama teman sekelasmu tak perlu lagi mahal! Ikiclothes hadir dengan solusi sablon kaos kelas yang keren dengan harga terjangkau untuk mewujudkan

Mei 29, 2023

Sablon Kaos Plastisol. Bahan cotton combed Premium Berkualitas

Sablon Kaos Plastisol. Bahan cotton combed Berkualitas Harga Pesan Sekarang Sablon Kaos Plastisol Plastisol Sablon kaos plastisol telah menjadi salah satu metode populer dalam mencetak desain pada kaos. Dengan keunggulannya

Mei 26, 2023

Sablon kaos Bandung : Sablon kaos Terpercaya dan Berkualitas

Bingung Cari sablon kaos di Bandung? kami menjadi solusi tepat bagi kamu yang sedang mencari tempat sablon kaos di Bandung Sablon kaos Bandung ikiclothes merupakan vendor yang bergerak di bidang

Mei 6, 2023

Sablon kaos Mojosari dan sekitarnya

Bingung Cari sablon kaos di Mojosari ? kami menjadi solusi tepat bagi kamu yang sedang mencari tempat sablon kaos di Mojosari Sablon kaos Mojosari ikiclothes merupakan vendor yang bergerak di

April 1, 2023

Cara menentukan awal puasa 2024

Dari perbincangan yang terangkum dalam “Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya” oleh R. Syamsul B. dan M. Nielda, dipaparkan bahwa penetapan awal puasa untuk tahun 2024 dan masa-masa mendatang dapat ditempuh dengan dua pendekatan yang memikat.

Pertama, melalui metode rukyat yang mengajak kita untuk merenungi sinar bulan sabit. Pengamatan terhadap hilal menjadi sejumput keindahan astronomis yang memandu kita dalam menentukan awal puasa, membiarkan cahaya bulan membawa kita pada momen-momen spiritual yang berharga.

Atau, dapat pula diselaraskan dengan kemurnian waktu, yaitu dengan menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Sebuah langkah yang menantang dan penuh kesadaran, menciptakan harmoni dalam penentuan waktu ibadah.

Hal ini sebagaimana dari sabda rasulullah SAW yang berbunyi,

الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً ، فَلا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلاثِينَ. روه البخاري و مسلم

Artinya: “Bulan (hitungan harinya) adalah dua puluh sembilan malam. Maka janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal (maksudnya: hilal Ramadan). Dan apabila tertutup atas kalian (maksudnya: tertutup pandangannya), maka sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari.” (HR Bukhari & Muslim)

Adapun cara penjelasan kedua cara tersebut adalah sebagai berikut :

Dalam Buku yang berjudul kajian fiqih , Ahmad Hawassy membawa kita pada perjalanan menatap langit. Rukyat, atau pengamatan hilal, menjadi kunci utama. Melihat bulan pada tanggal satu menjadi ritual yang mempesona, seolah-olah kita bersama-sama menyusuri langit dan menangkap ketibaan bulan sebagai tanda permulaan dan penghabisan puasa Ramadhan. Ketika bulan tanggal satu terlihat, kita tahu bahwa cahaya Ramadhan telah tiba. Dan begitu pula ketika bulan tanggal satu terlihat lagi, kita merayakan berakhirnya puasa dan menyambut kebahagiaan bulan Syawal.

2.Menggenapkan Bulan Sya'ban Menjadi 30 Hari

Sebagai langkah bijak di tengah-tengah ketidakpastian, metode ini menjadi titik keseimbangan. Apabila hilal atau bulan tidak dapat terlihat karena alasan cuaca atau keruhnya langit, keputusan bijaksana diambil: menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Sebuah langkah elegan untuk memastikan kesejajaran waktu dengan ketentuan agama, memberikan kelenturan dalam penentuan awal puasa di tengah kendala alam.

Dengan dua cara demikian, kita diundang untuk merenungkan langit dan menghargai waktu dengan cara yang unik, menciptakan keseimbangan antara keindahan alam dan tuntunan agama. Dalam setiap pengamatan dan setiap hari yang dihitung, tersimpan makna keagamaan yang mendalam.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

“Puasalah kalian karena melihat hilal, dan berbukalah karena melihat hilal. Jika kalian terhalangi awan, sempurnakanlah bulan Sya’ban tiga puluh hari.” (HR Bukhari)

Pesan Sekarang
1
Terimakasih sudah mengunjungi situs kami ikiclothes.com
Dapatkan harga spesial khusus untuk pemesanan yang masuk bulan ini !!
Silahkan klik tombol "Pesan Sekarang" untuk info lebih lanjut